Menu Tutup

Waspada Modus Penipuan “Quishing”, Ini Tips untuk Menghindarinya dan Melindungi Keuangan Elektronik Anda

Waspada Modus Penipuan "Quishing", Ini Tips untuk Menghindarinya dan Melindungi Keuangan Elektronik Anda

sarno.id – Simak artikel ini untuk mempelajari tentang modus penipuan “quishing” yang berbahaya dan bagaimana Anda dapat melindungi diri dari ancaman tersebut. Temukan tips dan langkah-langkah penting untuk menghindari kejahatan siber yang mengancam keuangan elektronik Anda.

Dalam era digital yang semakin maju, kejahatan siber menjadi ancaman nyata bagi masyarakat. Salah satu bentuk kejahatan siber terbaru yang perlu diwaspadai adalah “quishing”, yang menggabungkan teknik phishing dengan teknologi Quick Response (QR) dalam upaya mencuri informasi dan data pribadi, keuangan, atau kredensial pengguna. Kejahatan ini dapat merugikan nasabah bank dan pengguna aplikasi pembayaran elektronik. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk memahami modus operandi quishing dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.

Apa itu Quishing dan Bagaimana Modus Operandinya?

Quishing adalah bentuk kejahatan siber yang menggunakan teknik phishing dan kode QR untuk mencuri informasi sensitif pengguna. Pelaku quishing sering memanipulasi kode QR, menggunakan tautan situs phishing, atau menginjeksi malware melalui kode QR untuk mencuri informasi pribadi, keuangan, atau kredensial pengguna. Dalam beberapa kasus, mereka juga dapat memanfaatkan aplikasi perbankan atau dompet digital palsu untuk mencuri data korban.

Tips untuk Menghindari Modus Penipuan Quishing:

  • Verifikasi Kode QR: Pastikan kode QR berasal dari sumber resmi dan bonafide. Konfirmasikan nama pedagang dan lembaga jasa keuangan terkait sebelum melakukan pembayaran.
  • Periksa Informasi Transaksi: Periksa dengan teliti semua informasi transaksi yang ditampilkan pada perangkat Anda sebelum mengkonfirmasi pembayaran. Pastikan jumlah dan detail transaksi sesuai dengan yang diharapkan.
  • Hindari Membagikan Informasi Sensitif: Gunakan saluran transaksi yang aman, seperti aplikasi resmi dari lembaga jasa keuangan. Jangan pernah membagikan username, password, kode OTP, PIN, atau data sensitif lainnya melalui telepon, pesan teks, email, atau media lainnya.
  • Perbarui Aplikasi Perbankan: Pastikan aplikasi perbankan, dompet digital, dan perangkat Anda selalu diperbarui. Aktifkan fitur pembaruan otomatis untuk memastikan keamanan aplikasi Anda.
  • Gunakan Koneksi Internet yang Aman: Gunakan koneksi internet pribadi yang aman saat melakukan transaksi dengan QRIS. Hindari menggunakan jaringan Wi-Fi publik yang tidak terlindungi untuk mengurangi risiko pencurian data.
  • Laporkan Aktivitas Mencurigakan: Jika Anda menemukan aktivitas atau transaksi yang mencurigakan terkait dengan QRIS, laporkan segera ke layanan pelanggan lembaga jasa keuangan terkait.

Dalam upaya untuk melindungi keuangan elektronik Anda dari modus penipuan “quishing”, penting untuk selalu waspada dan mengikuti langkah-langkah pencegahan yang disebutkan di atas. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI juga terus mengedukasi nasabahnya agar mereka dapat menghindari berbagai bentuk kejahatan perbankan, termasuk quishing.

Dengan menjaga kerahasiaan data dan tetap berhati-hati terhadap pesan yang mencurigakan, Anda dapat menghindari jebakan penipuan dan menjaga keuangan elektronik Anda tetap aman.

Quishing merupakan bentuk kejahatan siber yang menggabungkan teknik phishing dengan teknologi QR dalam upaya mencuri informasi sensitif pengguna. Untuk melindungi diri dari modus penipuan ini, penting untuk memverifikasi kode QR, memeriksa informasi transaksi dengan cermat, tidak membagikan informasi sensitif, memperbarui aplikasi perbankan secara teratur, menggunakan koneksi internet yang aman, dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada lembaga jasa keuangan terkait.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mengurangi risiko menjadi korban quishing dan menjaga keuangan elektronik Anda tetap aman. Penting untuk terus meningkatkan kesadaran akan ancaman kejahatan siber dan selalu waspada terhadap modus penipuan baru yang muncul. Dengan mengadopsi praktik keamanan yang tepat, kita dapat melindungi diri kita sendiri dan masyarakat dari ancaman siber yang berbahaya. ***

Bagikan yuk!
Posted in Info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *